Pelayaran dan Perdagangan dan Dinamika Politik Kesultanan Banjar Abad Ke 17/18

  • Hairiyadi Hairiyadi

Abstract

Akibat dari monopoli dan penguasaan Belanda terhadap Banjarmasin sejak perjanjian 1787 telah mengakibatkan mundurnya perdagangan di Banjarmasin. Ketidak senangan rakyat terhadap hal ini terkadang menimbulkan konflik antara Sultan dan rakyat. Rakyat yang tidak senang dengan monopoli yang dilakukan Belanda akhirnya melakukan pengrusakan terhadap perkebunan lada (Sulanjari, 1991:104). Akibat perang perebutan kekuasaan,berdampak rakyat pergi ke daerah lain yang lebih aman. Hal ini menimbulkan pengaruh yang sangat besar terhadap hasil komoditas perdagangan karena penduduk tidak hanya meninggalkan rumahnya namun juga lahan pekerjaan mereka (Knapen, 2001:265).

Published
2021-06-07